Asyiknya #Juguran @BloggerBanyumas

Sempat ragu untuk bisa hadir ke acara ini. Karena pemberitahuan sedikit mendadak dari panitia yang mengabarkan acara diundur satu minggu, tepatnya tanggal 30 Juni-1 Juli 2012.

Mendengar berita itu dari kang @pradna, bumi serasa berhenti berputar sejenak dan kemudian berputar lagi, "kenapa harus tanggal dan hari itu?! kenapa?", desahku dalam hati, padahal hari itu bertepatan dengan Haflah kubro Pesantren ku @alhikmahdua (bagi yang belum tahu haflah kubro, cari tahu disini, klik aja!). 
Haflah kubro, sangat sayang sekali untuk melewatkannya, namun masalhnya aku juga pengen ikut acara Juguran Blogger Banyumas, waduh, lagi-lagi aku harus memilih, namun aku sempat berandai-andai, “andaikan aku bisa membelah tubuhku jadi dua dan tak mati, pasti akan ku hadiri dua agenda ini, hohoho”. 
Ahirnya setelah bersemedi (hidih, kayak pendekar aja ^_^) semalam suntuk, aku memutuskan untuk memilih. Ku putuskan hari itu untuk menghadiri Juguran Blogger Banyumas. Kenapa? (yang pengen tahu alasannya silahkan lontarkan pertanyaan kamu ke @emfarobi,
pasti ngga bakalan ku jawab, lha kok?), aku lebih memilih untuk menghadiri acara juguran ini salah satunya jujur saja karena kepincut oleh pesona gadis desa yang di promosikan panitia.
Aku ngga sendirian, karena ditemani @sufyanaz, aku meluncur dari Pesantren sekitar pukul enam pagi, pastinya setelah mendapat ijin dari sang Pengasuh. Dari mulai menunggu angkot sampai ditempat tujuan, sekitar menghabiskan waktu satu setengah jam lebih dikit, bebrapa hari sebelumnya aku request untuk transit dirumah kang pradna dulu, namun dikarenakan ia sudah berada ditempat acara aku diberi rambu-rambu untuk turun di pasar Karang Lewas yang posisinya tak jauh dari rumah kang @pradna,



Tak beberapa lama menunggu, kita dijemput di pertigaan Pasar Karang Lewas, seperti yang sudah dijanjikan. Acara juguran ini kabarnya akan diadakan didesa Kedung Banteng, dan nantinya peserta juga akan diajak untuk keliling desa sekitar, seperti misalnya Karang Nangka, Dawuhan Wetan dan Beji. Desa-desa tersebut sudah beberapa langkah lebih maju dari desa lainya, karena mereka sudah mempunyai portal desa yang beritanya up to date mengalahkan portal kabupaten atau provinsi sekalipun yang mengapdet beritanya hanya setahun sekali, mengapa demikian? 

Desa-desa diatas adalah termasuk beberapa desa yang tergolong dalam gerakan desa membangun(GDM), yang di prakarsai oleh rekan-rekan dari Infest Jogja, Combine RI dan Blogger Banyumas. Dari tangan-tangan kreatif mereka, lahirlah Gerakan Desa membangun yang bertujuan tidak lain untuk mengangkat potensi-potensi yang dimiliki desa agar diketahui dunia, media yang mereka gunakan sangat tepat, Internet. 

Desa Mandalamekar adalah desa yang pertama kali mencoba untuk mengankat potensinya ke dunia maya, pastinya agar diketahui dunia, dikomandoi oleh Irman Melandri seorang petani desa yang mendapat suport penuh dari kepala desa Pak Yana, mereka berhasil memenangkan kontes konservasi air sedunia, dan mendapat kesempatan untuk bertandang ke USA, sungguh luar biasa!, dan pada dasarnya mengikuti lomba konservasi air bukanlah tujuan mereka, pada awalnya Irman dan kawan-kawan hanyalah ingin membeberkan potensi desanya kepada dunia, dengan jalan mereka membuat portal desa dan mengupdetnya secara rutin, asal kamu tahu ya, desa Mandalamekar adalah salah satu desa yang bisa dibilang terpelosok di kedalaman Tasik Malaya Jawa Barat, jangankan akses internet, akses jalan pun masih sangat susah pada waktu itu, namun para pemuda Mandalamekar tak putus semangat, mereka rela pergi kehutan untuk mencari sinyal agar dapat memposting berita, perjuangan luar biasa yang berbuah tak biasa. Lho kok malah ngomongin mandala mekar?, kembali ke juguran ^_^

Atas dasar itulah juguran ini diadakan, tepat seperti tujuannya: Mengangkat potensi desa melalui peran bloggerSo, peran blogger sangat berpengaruh dalam mensukseskan program GDM ini. Sesampainya, di tempat acara kita disambut hangat oleh panitia dan beberapa peserta yang sudah hadir sebelum kita, saat memasuki tempat acara di Gedung serba guna desa Kedung Banteng, ada sesosok wajah yang tak asing lagi, apalagi dengan hisan khas yang selalu menempel diwajahnya (kacamata), tapi aku agak sedikit lupa namanya, siapa lagi kalau bukan Mbak @damae53, ku kira Mbak damae yang sudah sampai ditempat acara sejak tadi malam adalah satu-satunya peserta wanita, ternyata tidak, karena ada mbak @titasya delegasi dari Blogger Ngalam (Malang). Ketika aku nyampe di TKP, ternyata sudah ada satu agenda yang terlewatkan, jalan-jalan pagi menunjungin Watu Jaran, berhubung aku ngga ikutan acara yang satu ini, silahkan kamu baca ulasannya di blognya tetangga (lirik Asmarie: peserta yang pertama kali hadir ^_^).

Setelah berkenalan, bercakap-cakap sebentar sekaligus sarapan pagi dengan peserta lainnya, aku dipersilahkan panitia untuk transit dirumah penginapan yang berada tak jauh dari tempat acara, karena berada persis didepan gedung serbaguna ^_^.
Tepat Pukul 10.30 lebih sedikit, kita, para peserta dipersilahkan untuk berkumpul (kembali) di Gedung Serbaguna, karena sebentar lagi kita akan diajak keliling desa-desa yang udah kusebutin diatas, tak lain untuk memperkenalkan potensi-potensi yang masing-masing desa miliki.

Blogger yang diundang pada acara ini ada sekitar 100 Bloggers, namun yang bisa hadir hanya ada sekirtar 30 Blogger dari 6 komunitas: Dotsemarang, Wong Kito (Palembang), Blogger Ngalam (malang), Plat-M (Madura), dan Sandal Selen (Malhikdua Brebes), banyak undangan yang tak bisa hadir karena adanya perubahan acara.
didepan basecamp gapoktan
salah satu tempat pembibitan










Desa yang pertama kali kami dijadwalkan untuk mengunjunginya adalah Dawuhan Wetan, dasa yang satu ini sangat sekali terkenal dengan 'Pusatnya Bibit Tanaman', berbagai bibit tanaman dapat kita jumpai disini, produk bibit tanaman Dawuhan Wetan tak dapat diragukan kualitasnya, karena sudah dipercaya oleh konsumen dari pelbagai belahan Indonesia, di desa ini terdapat sebuah gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang diketuai oleh Pak Durori, "Banyak konsumen yang memesan produk kami melalui media online" tutur Pak Durori saat menyampaikan sambutan dihadapan peserta juguran.

aneka hidangan khas banyumas
produknya sudah sampai ke luar jawa









Para peserta juguran juga disuguhi aneka macam hidangan khas Banyumas, Cimplung misalnya, Cimplung adalah makanan yang banyumas banget, karena kita tidak bisa menemukan makanan jenis ini didaerah lainnya, Cimplung juga beraneka ragam jneisnya, ada cimplung Bodin(singkong) ada pula cimplung kelapa, proses pembuatnnya pun sangat sederhana, cukup dengan menggodok bahan makanan yang akan dibuat cimplung dalam larutan gula aren atau gula Jawa (pengen tahu selengkapnya? lihat disini), sajian cimplung semakin terasa nikmat dengan pelengkap Legen, Legen juga adalah salah satu kuliner khas Banyumas. Legen, seperti namanya yang diambil dari kata 'Legi' yang berarti manis, so minuman jenis ini sangat manis sekali rasanya, dengan aroma gula aren yang kental.








Seusai kunjungan di desa Dawuhan Wetan ini, panitia mengarahkan peserta untuk langsung meluncur ke desa selanjutanya, yang tak lain adalah desa Karang Nangka, Karang Nangka, para peserta mendapat sambutan hangat dari pamong desa di Balai desa yang lumayan luas tempatnya, satu hal unik dapat kita temukan disini, tersedianya hot spot area di sekitar balai desa adalah suatu hal yang amat sangat langka dapat kita temui, tak hanya karang nangka sebenarnya yang sudah menyediakan fasilitas hot spot area, hamper semua desa yang tergabung dalam komunitas desa membangun turut memfasilitasi balai desanya dengan hotspot area.
Pak Sholihun (the owner)

Seusai acara penyambutan secara formal di Balai desa, para peserta diantarkan menuju tempat produksi susu sapi  dan kambing. Pak Sholihun, sang pemilik sapi dan kambing perah adalah seorangmantan TKI yang bekerja diluar negeri, sekarang ia sudah memiliki empat sapi perah yang susunya bisa diambil setiap hari, ini adalah kali pertamanya aku melihat sapi perah secara langsung, ternyata bentuk dan ukuran sapi perah dengan sapi biasa nampaknya sedikit berbeda (namun masih sama-sama sapi ^_^), sapi perah memiliki ukuran bodi yang lebih besar dari sapi biasa, warnanya pun seperti di film-film kartun, putih dengan sedikit belang hitam.
Katanya, sekali perah satu sapi ini bisa menghasilkan susu sekitar 26 liter, dan biasanya per-sapi sehari diperah tiga kali, wuih banyak banget ya susunya.
Masih dalam satu kawasan yang tak jauh dari kandang sapid an kambing, aku dan kawan-kawan bisa juga melihat handycraft (kerajinan tangan) ibu-ibu desa Karang Nangka, beragam kerajinan tangan yang mereka buat dari kain bekas, tas cangklek misalnya, ada juga tempat hp, taplak meja, ciput, dan aneka ragam pernik lainnya, tentunya dengan harga yang beragam, biasanya ibu-ibu ini memasarkan barang dagangannya ditempat-tempat wisata, seperti Baturraden.
Ahirnya dua desa yang memiliki potensi luar biasa sudah kita kita kunjungi dan kita lewati, sekaranglah saatnya kita mengunjungi salah satu desa yang tak kalah Keren potensinya, desa Beji namanya, produk desa Beji yang amat sangat masyhur adalah Benih Ikannya, didesa Beji ini produksi benih ikannya sudah sangat terkenal sampai ke pulau seberang, tak jarang petani Beji yang menerima orderan dari luar Jawa via Internet, karena selain mereka para petani beji memasarkan produknya lewat media luring, mereka juga memasarkannya lewat media daring, nampaklah disini manfaat nyata dari internet ^_^
Selesai sudah agenda keliling desa kita, saatnya sholat dhuhur, makan siang plus rehat sejenak.
Tepat pukul setengah tiga (kayaknya sih lebih dikit ^_^) panitia memberi aba-aba bahwa acara selanjutnya will be held soon, acara yang satu ini memang agak formal, temanya Sarasehan Blogger dan UKM desa.
Aku sendiri turut bahagia ngga karuan, karena aku bisa berkenalan disini dengan pak Sawali Tuhusetya, blogger guru dari Kendal, selain Pak Sawali yang menjadi pembicara pada acara ini turut hadir pula Pak Lik Munawwar, perwakilan dari para kepala desa, juga ada Pak Sigit W, salah satu ketua PANDI yang pada saat itu menjadi sponsor acara Juguran Blogger Banyumas.

Tak disangka, diahir acara ada pembagian door prize daei panitia, berupa FD 4 GB, “ya lumayan lah”, gumamku dihati yang agak dalam, eh ngga tahunya aku adalah salah satu peserta yang dapet ni door prize, waaah Alhamdulillah banget, bener-bener ngga disangka ^_^

Malam Harinya
Sungguh rasanya mendapat suatu kehormatan yang agung, karena pada malam harinya para peserta dihibur oleh kesenian kentongan khas Banyumas, pengen tahu seperti apakah kesenian yang satu ini, silahkan kamu lihat cuplikannya dibawah ini, cekidot!



Gimana? Asyik bukan? Yang bermain music dan menari adalah anak-anak SD antara kelas 3-5, wah masih pada kecil kecil ya ;)
Aku sempet kaget pada awalnya, “lho disini kok ada yang mirip pak Blontankpoer ya?”, iya ketika saat anak-anak SD bermain kentongan orang yang mirip Pak Blon sedang merekam gambar mereka pake tablet, namun setelah ku amati lwbih dalam, ternyata orang ini bukan hanya mirip Pak Blon, tetapi itu Pak Blontankpoer asli ^_^
Usai kantongan rampung, para peserta memilih agendanya masing-masing, ada yang langsung tidur ada yang ndopok dulu, dan kebanyakan mereka pada ngobrol dan juguran dengan Pak Blon, aku dan sufyan punya agenda sendiri, rapat dengan Mbak Damae, ya sedikit banyak kita berbincang tentang planning M2Net ditahun ajaran baru nanti.
Hari kedua
Hari ini adalah hari kedua dan hari terahir acara Juguran Blogger Banyumas. Kabarnya hari ini kita akan berkunjung ke wisata alam Batur Agung, wuih asyik nih kalo gini ceritannya.
Namun sebelum ke wisata Batur Agung terlebih dahulu kita berkunjung ke Petilasan Batur Agung, pengen tahu sambutan Mbah Sobirin, juru kunci petilasan Batur Agung ini, pantengin tuh gambar bergerak dibawah!


Didalam gubuk ini ada bermacam macam petilasan, ada yang berupa patung Roro Jonggrang, ada beberapa tokoh pewayangan dan ada pula batu yang berbentuk seperti rebana.
“Batu-batu ini sudah terkumpul disini sejak kapan entah kami belum tahu, tapi yang jelas ini sudah sangat lama sekali”, ujar Mbah Sobirin.

Clear sudah kunjungan ke petilasan, saatnya bermain air di waterpark Batur Agung, panorama pesawahan nan indah kita lalui saat menuju ke waterpark, suasana hijau pesawahan berhasil membuat mata terasa lebih fresh dan segar.



















Bayang-bayang pegunungan nan eksotis membuat mata-mata yang melihatnya terhipnotis, ya begitulah indahnya pedesaan yang masih alami dan tentunya belum terkontaminasi pelbagai macam zat pencemar lingkunangan. 
Sampai pula ahirnya di Waterpark.
Ini dia waterpark yang aku tunggu, cukup luas memang, tapi untungnya ngga terlalu dalam karena aku ngga bisa renang. Oleh karena, para peserta yang sudah lanjut usia kebanyakan lebih memilih mandi disungai yang airnya bening dan dingin.
Aku sendiri lebih memilih mandi di waterpark.
Namun setelah sampai disana aku baru inget, aku kan ngga bawa celana pendek, waduuh repot ini. Tiba-tiba ide gila muncul, “gimana kalau renangnya pake sarung?” waah bakalan seru tuh, kebetulan juga ada sarung ditas, oke deh, itung-itung nginget masa kecilku berenang di kali pake sarung.



Mungkin agak sedikit aneh sih, tapi
Tak Ada Kolor, Sarung Pun Jadi, wkwkwkwkwk.
Sampai waktu makan siang tiba kuhabisakan waktu dengan berenang di waterpark pake sarung.
Sepulangnya dari waterpark, kebanyakan peserta langsung podo mulih, tetapi ada juga yang masih di TKP, dan aku adalah salah satu peserta yang langsung mulih, Asyiknya Juguran Blogger Banyumas.

Rincian kegiatannya bisa kamu liat disini.

Share this article :
 

+ comments + 14 comments

CyehL_a
July 7, 2012 at 10:07 PM

assik banget ya,..
apalagi ke waterpark pake sarung,. hahahay

July 7, 2012 at 10:13 PM

keren banget tulisannya, gapapa sarung itukan jadi bahan tulisan juga hehee TOP

July 8, 2012 at 1:14 AM

hahaha, sesuai dg pepatah:
tak ada kolor, sarung pun jadi :)

July 8, 2012 at 1:15 AM

tengkyu mas ;)

July 8, 2012 at 1:55 AM

asyik yah?
jdi pengen..

July 8, 2012 at 2:48 AM

kerennn.. hehe :D harusnya dapet medali khusus blogger sarungan di waterparkd baturagung ^_^ jgn kapok, tahun depan dateng lagi yaa

July 8, 2012 at 5:18 AM

ntar tahun depan ikut ya de :)

July 8, 2012 at 5:20 AM

hehehe..
matur nuwun atas sambutan hangatnya,
ngga bakalan kapok ko, malah ketagihan ^_^

July 8, 2012 at 7:50 PM

makasih udah share ceritanya ya

July 8, 2012 at 9:17 PM

boleh tah?

July 8, 2012 at 10:41 PM

boleh banget,
apalagi tahun depan km dah jd alumni

July 9, 2012 at 9:18 AM

Postingannya alamiah semua...
like

July 19, 2012 at 7:21 PM

akhirnya ketemu blog mu bro... senang bersua di Juguran tempo hari :)

July 20, 2012 at 12:47 AM

ya bisa ketemu lagi juga mas,
juguran kemarin emang asyik ;)

Post a Comment

Thanks udah mampir...
Jangan lupa kasih komen ya!!

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Em Farobi Afandi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger