Berhala Abad Milenium: Kekuasaan dan Jabatan

Tanpa kita sadari sebenarnya bangsa kita ini telah kembali ke masa jahiliyah, coba saja kita lihat sekarang ini para kaum hawa berbondong-bondong memamerkan auratnya, pergaulan bebas terjadi di mana-mana, mabuk-mabukan sudah kembali menjadi kebiasaan, bukankah itu semua adalah kebiasaan kaum jahiliyyah?.
* * * * * *
Baru-baru ini orang-orang sibuk berebut untuk menjadi pemimpin, berebut kekuasaan dan jabatan, banyak sekali terjadi kasus-kasus seputar perebutan kekuasaan, kasus yang masih hangat, yang terjadi baru-baru ini, ada seorang caleg membunuh rekannya sendiri gara-gara berebut kursi panas di gedung DPR sana, yang kedengarannya lumayan empuk. Dan sementara yang sudah menjadi DPR sibuk mengurusi hartanya, tanpa mengurusi rakyatnya, tak cocok sama sekali dengan namanya ‘Dewan Perwakilan Rakyat’ yang sekarang sudah tak merakyat lagi. Ya memang seperti itulah kehidupan dunia politik yang sebenarnya lebih kejam dari dunia anak jalanan, tak ada teman yang abadi di dalamnya, habis manis sepah di buang.

Ironisnya lagi, orang orang yang tidak pernah mengenyam pengalaman perpolitikan ikut berbondong-bondong turut serta mencalonkan diri, seperti yang sedang gencar-gencarnya terjadi sekarang, para artis mencalonkan dirinya sebagai DPR, Bupati, Gubernur dll. Padahal ada satu pepatah arab yang menyatakan “Apabila suatu amanat(tanggung jawab) tidak diserahkan pada ahlinya, maka tunggu saat kehancurannya”, tetapi sepertinya dunia politik ini sangat menarik, sehingga banyak orang yang tidak punya bakatpun ikut tertarik. tetapi ya bagaimana bangsa ini mau maju kalau terus seperti itu?, kepemimpinan di jadikan seperti barang dagangan.
Inilah berhala abad milenium yang sekarang diperebutkan banyak orang; Pangkat, uang, dan jabatan. Tak sedikit orang yang menjadikannya sebagai tujuan hidup. Memang sejak zaman dahulu jabatan ini telah menjadi salah satu penyebab terpecah belahnya umat, seperti yang terjadi setelah Raja Harun Ar-Rosyid wafat, kedua putranya Al-Amin dan Al-ma’mun berperang untuk berebut kekuasaan, bahkan diantara keduanya saling membunuh. Memang benar terbukti apa yang di sabdakan Nabi:”Dua serigala yang masuk ke kandang kambing kalah ganasnya di bandingkan dengan dua orang yang berebut Kepemimpinan”, ya memang, apabila dua serigala masuk kedalam kandang kambing, pasti yang terancam hanyalah nyawa dua kambing pula, akan tetapi apabila dua orang berebut kekuasaan yang jadi imbasnya adalah bangsa yang dipimpinnya.
Setiap Pemilu tiba pastilah muncul partai-partai baru, karena memang orang-orang Indonesia ini hanya hoby membuat partai saja , tidak memikirkan kualitasnya, yang mereka fikirkan hanya mendapatkan kursi di gedung DPR, dan memakai dasi keitka ngantor, sungguh impian yang memilukan. Orang- orang sekarang memang aneh, mereka saling berebut dan memuja berhala bernama jabatan, berbeda sekali dengan para Sohabat Nabi dulu yang takut sekali apabila ia akan di jadikan sebagai pemimpin, kareana mereka tahu bahwa nanti di aherat akan di pertanggung jawabkan. Sohabat Umar Bin Khottob RA misalnya, beliau mengatakan bahwa’’Cukup hanya saya saja dari keluarga Khottob yang menjadi khalifah, yang nanti di ahirat di mintai pertanggung jawaban’’, padahal putra beliau sangat memenuhi syarat apabila di jaadikan pemimpin, namun beliau(Umar) melarangnya, karena beliau tahu bahwa tanggung jawab seorang pemimpim amat sangat berat. Andai kalo caleg-caleg sekarang seperti itu…(mungkin gak da yang nyalon ya?).
Ada sebuah kisah nyata, di sebuah daerah(yang tak perlu saya sebutkan namanya) ada pemilihan Caleg, dan disitu terdapat empat calon, yang pertama adalah seorang artis, yang kedua penyanyi (roker), yang ketiga orang yang terpelajar, dan yang terahir adalah seorang yang sholeh dan beliau juga seorang hafidz Al-qur’an, akan tetapi apa yang terjadi, mungkin masyarakat sudah buta mata hatinya, sehingga mereka sudah tidak bisa membedakan antara haq dan bathil, ternyata yang jadi adalah si Roker tadi, karena ia sering kampanye dan bagi- bagi uang. Uang dan jabatan yang sekarang menjadi tuhan banyak orang, mereka memujanya bak berhala di masa jahiliah.



Sumber gambar: http://penceritabodoh.wordpress.com
Share this article :
 

+ comments + 1 comments

April 4, 2011 at 1:25 AM

yah, semua orang pada gila harta dan jabatan.

Post a Comment

Thanks udah mampir...
Jangan lupa kasih komen ya!!

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Em Farobi Afandi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger